MAHASISWA KKN UNEJ GALI POTENSI LIMBAH ORGANIK DESA SUMBERSARI MELALUI PEMBUATAN ECO-ENZYME
- Aug 02, 2025
- Vijay Alfaridzhi
Sumbersari, Maesan - 30 Juli 2025
Desa Sumbersari merupakan salah satu desa di Kecamatan Maesan, Bondowoso yang memiliki potensi pertanian cukup besar. Di beberapa wilayah seperti Dusun Krajan I, Dusun Krajan II, Dusun Gedangan, dan Dusun Karang Kotong, pertanian menjadi sektor ekonomi unggulan. Dengan wilayah pertanian yang cukup besar, Pemerintah Desa Sumbersari mewadahi para petani melalui Kelompok Tani Sumber Rejeki I hingga XI. Sementara itu, di tingkat kecamatan, pemerintah mendukung petani melalui adanya Klinik Pertanian yang dikelola oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPL) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Mahasiswa KKN Unej melihat peluang potensial untuk membuat program kerja bagi Kelompok Tani dan Ibu-ibu PKK Desa Sumbersari melalui pemanfaatan limbah organik sebagai eco-enzyme. Mahasiswa KKN Unej menjalin kerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPL) dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi tersebut memungkinkan mahasiswa belajar langsung dari ahlinya sebelum menyampaikan materi dan teknis pembuatan eco-enzyme kepada masyarakat. Dengan adanya dukungan dari Balai Penyuluh Pertanian (BPL), diharapkan program eco-enzyme yang digagas oleh mahasiswa KKN Unej ini lebih tepat dari segi teknis, seperti pemilihan bahan, cara pembuatan, serta metode aplikasi ke lahan.
Eco-enzyme merupakan larutan zat organik kompleks yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik (buah dan sayur), gula dan air. Manfaat eco-enzyme sangat beragam seperti untuk Pupuk Organik Cair (POC), cairan pembersih lantai, disinfektan, hingga alternatif pestisida/pengusir hama. Mahasiswa KKN Unej memanfaatkan limbah organik yang diperoleh dari sampah rumah tangga dan sampah sayur dari Pasar Maesan. Dengan pendampingan dari Balai Penyuluh Pertanian, limbah-limbah organik tersebut difermentasi untuk dijadikan eco-enzyme.
Guna mensukseskan program kerja ini, Mahasiswa KKN Unej menyelenggarakan workshop pembuatan eco-enzyme dengan tema “BERSERI” yakni Bersih dan Sehat Bersama Eco-enzyme Sumbersari. Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kepala Desa, BPD, PPL, Kelompok Tani, dan Ibu-ibu PKK Desa Sumbersari. Kegiatan ini terdiri atas pemaparan materi yang dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco-enzyme secara langsung. Workshop ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Praktik pembuatan eco-enzyme juga berlangsung secara interaktif dan penuh partisipasi, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh Kelompok Tani serta Ibu-ibu PKK Desa Sumbersari. Kegiatan workshop eco-enzyme ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi Kelompok Tani dan Ibu-ibu PKK Desa Sumbersari, serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rangka menindaklanjuti kegiatan workshop pembuatan eco-enzyme ini, Mahasiswa KKN Unej juga menginformasikan bahwa akan ada kegiatan lanjutan yakni pengaplikasian eco-enzyme pada lahan pertanian dan tanaman toga. Hal tersebut sebagai upaya memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai penggunaan eco-enzyme sebagai pupuk organik cair (POC).